Tips Hitung Bunga Cicilan KPR – Membeli rumah dengan cara Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang jadi solusi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang belum memiliki dana besar untuk membeli secara tunai.
Namun, sering kali calon pembeli hanya fokus pada harga rumah dan cicilan bulanan, tanpa benar-benar memperhitungkan besarnya bunga KPR. Padahal, bunga inilah yang bisa membuat total pembayaran rumah jauh lebih besar dari harga aslinya.
Supaya tidak salah langkah, penting untuk memahami cara menghitung bunga cicilan KPR dengan benar. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan berapa total kewajiban yang harus dibayar dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan.
Apa Itu Bunga KPR?
Sebelum masuk ke perhitungan, kita perlu tahu dulu apa itu bunga KPR. Bunga KPR adalah biaya tambahan yang dikenakan bank atas pinjaman rumah yang kamu ambil. Besarnya bunga dipengaruhi oleh suku bunga acuan Bank Indonesia, kebijakan bank, dan jenis bunga yang digunakan.
Ada dua jenis bunga utama pada KPR:
- Bunga fixed (tetap) – bunga yang nilainya sama sepanjang periode tertentu, biasanya 1–5 tahun.
- Bunga floating (mengambang) – bunga yang berubah-ubah sesuai kondisi pasar dan kebijakan bank.
Bagi milenial yang baru pertama kali mengajukan KPR, memahami jenis bunga ini wajib hukumnya. Dengan begitu, cicilan bisa direncanakan sesuai kemampuan keuangan.
Tips Menghitung Bunga KPR

Menghitung bunga KPR memang sering membuat bingung, terutama bagi yang baru pertama kali mengambil cicilan rumah. Namun, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan supaya lebih mudah memahami perhitungannya. Berikut tipsnya
1. Cara Menghitung Bunga KPR Fixed Rate
Fixed rate adalah tingkat suku bunga yang tidak mengalami perubahan sepanjang masa kredit. Cara menghitung bunga KPR fixed dapat dilakukan dengan rumus berikut ini.
Fixed Rate = Pokok Kredit x Bunga Per Tahun x Tenor dalam satuan tahun : Tenor dalam satuan bulan
Berikut ini adalah contoh kasus beserta simulasi hitungnya:
Bu Ika ingin membeli rumah seharga Rp500 juta dengan sistem KPR. Bu Ani telah menyiapkan down payment (DP) sebesar Rp150 juta.
Artinya, sisa harga rumah dari plafon kredit yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp350 juta. Bu Ika mengajukan waktu tenor selama 10 tahun dengan estimasi bunga 10%.
Lantas, berapakah besaran suku bunga tetap yang harus dibayarkan Bu Ika?
Jawaban:
Bunga = Pokok Kredit x Bunga Per Tahun x Tenor dalam satuan tahun : Tenor dalam satuan bulan
= Rp350 juta x 10% x 10 : 120
= Rp2.916.666,66.
Jadi, jumlah cicilan yang wajib dibayarkan setiap bulan oleh Bu Ani untuk melunasi KPR adalah sebesar Rp2.916.666,66.
2. Cara Menghitung Bunga KPR Floating
Floating rate adalah tingkat suku bunga yang bisa berubah-ubah sesuai kebijakan bank sentral atau adanya perubahan dalam pasar keuangan.
Untuk mengetahui cara menghitung bunga KPR floating, maka perlu memahami rumus hitung seperti berikut ini.
Bunga = Pokok Pinjaman x Suku Bunga Per Tahun: 12 (Jumlah bulan dalam setahun)
Adapun contoh perhitungannya adalah sebagai berikut.
Pak Idham hendak melakukan pembelian rumah seharga Rp1 miliar dengan plafon kredit sebesar Rp500 juta. Waktu tenornya adalah selama 10 tahun dengan bunga floating 10%. Lantas, berapa besar bunga per bulan yang harus dibayarkan Pak Idham?
Jawab:
Bunga = Pokok Pinjaman x Suku Bunga Per Tahun : 12 (Jumlah bulan dalam setahun)
= Rp500 juta x 10% : 12
= Rp4.166.666,66.
Jika terjadi floating rate sekitar 12% di tahun berikutnya, maka perhitungan seperti berikut ini.
Bunga = Rp500 juta x 12% : 12
= Rp5.000.000.
Jadi, angsuran pokok yang harus dibayarkan sebelum floating rate adalah sebesar Rp4.166.666,66. Sedangkan, setelah terjadinya floating rate, yakni Rp5.000.000.
-
Cara Menghitung Bunga KPR Anuitas
Suku bunga anuitas merupakan pembayaran atas kredit yang dilakukan secara berkala, mencakup pokok beserta bunga selama periode tertentu.
Adapun rumus untuk menghitung bunga KPR anuitas adalah sebagai berikut.
Bunga = Pokok Pinjaman x (bunga/12) : (1-(1+(bunga/12)) – tenor dalam satuan bulan)
Berikut merupakan contoh perhitungan menggunakan rumus tersebut.
Karina mempunyai pokok pinjaman KPR sebesar Rp500 juta dengan waktu tenornya selama 20 tahun. Apabila suku bunganya 10% per tahun, maka bagaimana perhitungannya?
Jawab:
Bunga = Pokok Pinjaman x (bunga/12) : (1-(1+(bunga/12) – tenor dalam satuan bulan)
= Rp500 juta x (10%/12) : (1-(1+10%/12) -240)
= Rp 4.965.000.
Cara Menghitung Cicilan KPR

Setelah memahami cara menghitung bunga, kamu juga perlu mengetahui cara menghitung cicilan KPR secara manual berdasarkan jenis bunganya. Berikut penjelasannya.
1. Cara Menghitung Cicilan KPR Fixed Rate
Dalam fixed rate, pembayaran cicilan per bulan tidak akan berubah selama masa kredit. Adapun contoh simulasi hitungnya adalah sebagai berikut.
Bu Halimah membeli rumah secara kredit sebesar Rp720 juta dengan fixed rate 5% per tahun dan waktu tenornya 120 bulan atau 10 tahun. Lantas, bagaimana cicilan KPR fixed rate-nya?
Jawab:
Cicilan Pokok = Rp720 juta : 120 = Rp6 juta.
Cicilan bunga per bulan = Rp600 juta x 5% x 10 : 120 = Rp3 juta.
Total cicilan per bulan = Rp6 juta + Rp3 juta = Rp9 juta
Jadi, jumlah yang harus dibayarkan oleh Bu Halimah per bulan selama 10 tahun adalah sebesar Rp9 juta.
2. Cara Menghitung Cicilan KPR Floating Rate
Floating rate adalah kebalikan dari fixed rate. Artinya, jumlah angsurannya dapat mengalami perubahan sepanjang masa pinjaman berlangsung. Berikut adalah contoh perhitungannya.
Bu Halimah mengajukan KPR sebesar Rp720 juta dengan suku bunga 5% di tahun pertama dan tenornya selama 120 bulan atau 10 tahun.
Nah, cicilan yang wajib dipenuhi di tahun pertama berarti sejumlah Rp9 juta. Lalu, terjadi floating rate menjadi 8% per tahun. Lantas, bagaimana cara menghitungnya?
Jawab:
Cicilan Pokok = Rp720 juta : 120 = Rp6 juta.
Cicilan bunga per bulan = Rp720 juta x 8% x 10 : 120 = Rp4,8 juta.
Total cicilan per bulan = Rp6 juta + Rp4,8 juta = Rp10,8 juta.
Jadi, Bu Halimah wajib memenuhi pembayaran sebesar Rp9 juta per bulan di tahun pertama. Kemudian, di tahun berikutnya jumlah yang dibayarkan, yakni Rp10,8 juta.
Sonas Tegalrejo Raya

Buat kamu yang sedang mencari rumah subsidi, Sonas Tegalsari Raya bisa jadi pilihan tepat. Perumahan ini menawarkan hunian modern dengan harga terjangkau. Cicilannya juga ringan karena sudah disesuaikan dengan kemampuan masyarakat kelas menengah.
Dengan menerapkan tips hitung bunga cicilan KPR, kamu bisa lebih mudah mengatur keuangan saat membeli rumah di Sonas. Selain itu, lokasi strategis dan fasilitas lengkap membuat perumahan ini ideal untuk keluarga muda.
segera hubungi admin Sonas Multi Grand untuk mendapatkan unit di Sonas Tegalsari Raya. Hunian nyaman dengan cicilan ringan menanti kamu!
Kesimpulan
Menghitung bunga cicilan KPR tidak harus rumit. Dengan memahami jenis bunga, menggunakan simulasi online, dan membandingkan penawaran bank, kamu bisa menghindari risiko kerugian. Jangan lupa, selalu sesuaikan cicilan dengan kemampuan finansial.

