Cara Hitung Uang Muka Dan Cicilan KPR Dengan Akurat

Cara Hitung DP Cicilan KPR

Cara Hitung DP Cicilan KPR – Membeli rumah lewat Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang jadi solusi paling populer untuk punya hunian sendiri. Tapi, sebelum tanda tangan akad, ada satu hal penting yang wajib kamu kuasai: cara hitung DP cicilan KPR. Kenapa? Supaya kamu nggak kaget lihat angka tagihan setiap bulan dan bisa mengatur keuangan dengan aman.

Di artikel ini, kita akan bahas langkah-langkah mudah menghitung uang muka (DP) dan cicilan KPR dengan akurat. Nggak perlu pusing, rumusnya gampang kok, asal tahu komponen yang harus dihitung

Cara Menghitung DP Dan Cicilan Pengajuan KPR

Cara Menghitung DP Dan Cicilan Pengajuan KPR

1.Membayar DP atau Uang Muka

DP atau uang muka adalah sejumlah dana yang harus dibayarkan di awal sebelum cicilan rumah berjalan.

Bank Indonesia sudah mengatur besaran uang muka KPR untuk rumah pertama, rumah kedua, dan rumah berikutnya, yakni:

  • Rumah Pertama: 15%,
  • Rumah Kedua: 20%, dan
  • Rumah Ketiga serta Seterusnya: 25%

Maka cara menghitung uang muka atau DP, yaitu:

Asumsikan kamu akan membeli rumah pertama dengan harga Rp500 Juta, maka nominal yang dibayarkan dapat dihitung:

15%xHarga Rumah

15%xRp500 Juta

= Rp75 Juta.

Sehingga uang muka rumah pertama yang dibayarkan sebesar Rp75 Juta.

Perlu diingat, setiap bank atau penyedia dana pinjaman bisa saja membebankan biaya lain di awal selain uang DP.

Oleh karena itu, kamu perlu berdiskusi dengan pihak bank secara seksama perihal ini, supaya tidak terkejut jika besaran ‘uang muka’ pengajuan KPR terbilang besar.

2. Cara Menghitung Persen Biaya Bunga

Sebelum mengajukan KPR, pastikan kamu mengetahui jenis-jenis suku bunga. Pasalnya, jenis suku bunga akan mempengaruhi cara hitung KPR yang akan kamu bayarkan pada setiap bulan.

Pada umumnya, bank menyediakan tiga jenis suku bunga, yaitu flat, efektif, dan anuitas. Ketiga bunga itu akan diulas pada ulasan di bawah:

Bunga Flat

Mungkin sebagian kita sudah tahu mengenai suku bunga flat. Suku bunga ini mempunyai skema pembayaran cicilan pokok dan bunga yang sama atau datar setiap bulannya.

Cara menghitung besaran cicilan pokok dan bunganya adalah:

Cicilan pokok= Jumlah pinjaman : tenor atau jangka waktu pinjaman dalam satuan bulan.

Cicilan bunga= (persentase bunga x plafon atau jumlah kredit) : tenor atau jangka waktu pinjaman dalam satuan bulan.

Misalnya, kamu meminjam dana sebesar Rp240 Juta, dibebankan bunga 10%, dengan tenor 2 tahun, maka cara hitung besaran cicilan pokok dan bunganya:

Cicilan pokok= Rp240 Juta : 24 = Rp10.000.000

Cicilan bunga= (10%xRp 240 Juta) : 24 = Rp24.000.000

Jadi, total angsuran yang harus kamu bayarkan setiap bulannya adalah:

Cicilan pokok + cicilan bunga

Rp10 Juta + Rp 24 Juta = Rp 34 Juta.

Bunga Efektif

Pada suku bunga efektif, kamu akan membayar nominal cicilan yang berbeda dalam setiap bulan. Kelebihan yang akan kamu dapatkan ialah: dalam setiap bulan, angsuran akan berkurang.Serta, bunga akan dihitung berdasar sisa pinjaman yang dipakai.

Dilansir pada laman simulasi kredit.com, rumus bunga efektif itu ialah:

Misal:

P = pokok pinjaman

i = suku bunga per tahun

t = lama kredit dalam bulan

Maka:

Cicilan pokok perbulan = P / t

Bunga bulan ke z = (P –  ((z – 1) x Cicilan pokok )) x i / 12

Cara praktis cara menghitung persen dari bunga efektif per bulan, bisa memakai kalkulator khusus yang dapat dicari di internet.

Bunga Anuitas

Terakhir ialah bunga anuitas. Bunga anuitas adalah modifikasi dari bunga efektif. Secara model, ia serupa perhitungannya dengan bunga efektif. Perbedaanya terletak pada angsuran setiap bulan.

Jika bunga efektif, setiap bulannya angsuran bunga akan berkurang, sedangkan bunga anuitas akan dibuat sama jumlahnya di setiap bulan.

Rumus bunga anuitas terbilang rumit dan lebih baik menggunakan kalkulator khusus untuk menghitungnya. Nantinya, kalkulator tersebut akan membantu kamu dalam menjumlah angsuran yang dibayar.

Rekomendasi Rumah Subsidi Bebas Uang Muka dan Cicilan Ringan

Rekomendasi Rumah Subsidi Bebas Uang Muka dan Cicilan Ringan

Kabar baik bagi warga Malang dan sekitarnya yang ingin punya rumah tanpa pusing memikirkan uang muka, kini akan hadir rumah subsidi Sonas Kenongosuko Raya yang menawarkan promo spesial free DP dan cicilan hanya 1 jutaan per bulan. Artinya, kamu tidak perlu lagi repot menghitung DP besar di awal.

Jika biasanya harga rumah Rp200 juta dengan DP 15% (Rp30 juta), di sini kamu bisa langsung mencicil tanpa keluar uang muka. Misalnya tenor 15 tahun dengan bunga ringan, cicilan yang dibayar setiap bulan bisa sangat terjangkau.

Keuntungan lain membeli rumah di Sonas Kenongosuko Raya:

  1. Gratis Biaya Balik Nama Sertifikat
  2. Bebas Biaya Realisasi KPR Bank
  3. Tidak Perlu Bayar Pajak BPHTB
  4. BI Checking Free

Yang menjadi daya tarik rumah subsidi Malang selain harga yang terjangkau, cicilan murah fasilitas yang ditawarkan juga menarik, di antaranya adalah:

  • Jalan Utama 2 Row/Double Way
  • Lebar Jalan Komplek 6 M
  • Ruang terbuka hijau/taman
  • Mushola, Sarana ibadah bagi warga
  • Drainase U Ditch untuk mencegah banjir
  • Saluran air PDAM
  • Listrik 1300 Watt
  • Kamar mandi
  • 2 kamar tidur
  • Ruang tamu
  • Gratis tandon air Grand
  • Gratis septic tank Grand

Untuk informasi detail dan booking perumahan Sonas Kenongo Raya silakan menghubungi call center di bawah ini:

Pesan sekarang

Kesimpulan

Mengetahui cara hitung DP cicilan KPR adalah langkah awal penting sebelum membeli rumah. Perhitungan yang tepat membantu kamu mengatur keuangan dan menghindari risiko gagal bayar. Jika ingin lebih praktis, pilih hunian seperti Sonas Kenongosuko Raya yang menawarkan promo gratis uang muka dan cicilan mulai 1 jutaan.

Scroll to Top